Jejak Langkah

1970

UD Intraco, sebuah usaha dagang yang bergerak di bidang perdagangan suku cadang, didirikan di Jakarta.

1975

Menjadi Perusahan Terbatas [PT], dan mengubah nama menjadi PT Intraco Penta.

1982

Ditunjuk menjadi penyalur dari NV PD Pamitran, distributor alat berat Clark Equipment

1984

Dipercaya untuk menjual Renault truk.

1991

Menambah daftar produk alat berat, Farm Tractor Lamborghini dan Bell.

1992

Mengakuisisi NV PD Pamitran sekaligus menjadi pemegang merek untuk VME, P&H/PPM, dan Bobcat.

1993

Tercatat di Bursa Efek Jakarta [sekarang Bursa Efek Indonesia] pada 30 Juni, dengan 29 juta lembar saham untuk memperoleh Rp29 miliar.


2001

Memulai implementasi SAP untuk Teknologi informartika Perusahaan – system ERP yang terintegrasi.


2003

Mengakuisisi Intan Baruprana Finance [IBF]. Setelah akuisisi, bidang bisnis IBFN menjadi perusahaan pembiayaan alat alat berat.

2004

Mencatat peningkatan penjualan sebesar 50% dan pertumbuhan pendapatan sebesar 240%.

2005

Modal INTA naik sebesar 133%.

2006

Total aset Intan Baruprana Finance (IBF) meningkat lima kali lipat, dimana IBF juga dinilai sebagai salah satu perusahaan leasing terbaik di Indonesia untuk tiga kali berturut-turut.

2007

Mencanangkan Decade of Innovation sebagai tema strategis Perusahaan, dalam upayanya untuk melanjutkan pertumbuhan dan meraih peluang bisnis lainnya.

2008

INTA mencetak rekor total pendapatan dengan meraih lebih dari Rp1 triliun, kenaikan pendapatan bersih 141%.

2009

Inta mempertahankan total pendapatan di atas Rp1 triliun, sementara laba bersih naik sebesar 63,3%, meskipun permintaan lebih rendah akibat krisis ekonomi global dan ditunjuk sebagai dealer Mahindra & SDLG.

2010

INTA mengakuisisi Terra Factor Indonesia [TFI] dan Columbia Chrome Indonesia [CCI] dengan nilai transaksi sebesar Rp170 miliar, dan membentuk Unit Usaha Syariah di IBF.

2011

Inta mencetak rekor baru dalam kinerja keuangan, dengan mencapai total aset Rp3,7 triliun dan pendapatan Rp3 triliun. INTA dipercaya untuk menjadi distributor tunggal di Indonesia untuk memasarkan produk merek Sinotruk dari Cina.

2012

INTA masuk jajaran Indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia, sekaligus termasuk ke dalam daftar 50 Perusahaan Terbaik Indonesia versi majalah Forbes Indonesia dan menjadi Top Performing Company versi majalah Investor.

2013

INTA melalui PT Intraco Penta Prima Servis [IPPS] memenangkan kompetisi antar mekanik South East Asia HUB Volvo Master Champion 2013-2014 yang diadakan Volvo Construction Equipment untuk level Asia Tenggara dan Asia Pasifik [termasuk Australia dan Selandia Baru].

2014

Pada 2 Mei 2014, INTA meresmikan INTA Institute, suatu lembaga pendidikan yang bertujuan mempersiapkan tenaga kerja yang unggul dan berkualitas di bidang alat berat. INTA institute bertempat di lahan seluas 8.000 m2 di Cakung.Di tahun yang sama, IBFN mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 22 Desember 2014 dengan kode saham IBFN. Dalam IPO ini, IBFN melepas 21,05% saham ke publik dengan perolehan dana sebesar Rp192 miliar. Sebagian besar dari dana ini akan digunakan untuk modal kerja pembiayaan.

2015

INTA membentuk anak usaha baru yakni PT Inta Sarana Infrastruktur dan PT Inta Daya Perkasa, yang merupakan holding dan subholding usaha di bidang infrastruktur penyedia listrik independen. Ini merupakan langkah awal INTA melakukan diversifikasi dibidang pembangkit listrik Inta Daya Perkasa bersama dengan Power Construction Corporation of China (PCCC) membentuk perusahaan patungan PT Tenaga Listrik Bengkulu yang mengembangkan tenaga listrik berkapasitas 2x100 MW dengan nilai investasi USD 350 juta.

Selain itu pada 2015 INTA ditunjuk menjadi distributor Palfinger Sany, yakni produsen knuckled truck mounted crane asal Eropa yang dirakit di China. Palfinger Sany merupakan merek terdepan di segmennya dengan pengalaman lebih dari 75 tahun dan menguasai 30% market share dunia.

 

2016

INTA melalui TLB menandatangani Nota Kesepahaman Bersama (MoU) dengan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC dalam pembangunan dan pengoperasian power plant di Bengkulu.

Lalu pada tahun yang sama, INTA bersama Gubernur Bengkulu, H. Ridwan Mukti dan direksi dari PT PLN (Persero) serta PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) selaku pemilik lahan lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) melakukan peresmian peletakan batu pertama Proyek PLTU di Bengkulu

 



 

Struktur Perusahaan


 Komposisi Pemegang Saham

Pemegang Saham Jumlah Saham Presentase Kepemilikan
PT. Spallindo Adilong * 354.745.132 16.42 %
PT. Shalumindo Investama 325.318.789 15.06 %
Petrus Halim 263.019.092 12.18 %
Jimmy Halim 255.794.092 11.84 %
HPAM Ultima Ekuitas 1 222.823.000 10.32 %
Halex Halim 48.347.000 2.24 %
Masyarakat lainnya 689.982.115 31.94 %

updated 30 April 2017

*) PT. Spallindo Adilong sebagai pemegang saham utama.

 Entitas Anak Perusahaan

Entitas Anak Jenis Usaha Presentase Kepemilikan Lokasi
PT. Intan Baruprana Finance (IBFN) Financing 72.14 % Jakarta
PT. Terra Factor Indonesia (TFI) Trading & Rental Service 96.87 % Jakarta
PT. Karya Lestari Sumber Alam (KLS) Mining Contractor 73.02 % Jakarta
PT. Inta Trading Trading 100 % Jakarta
PT. Columbia Chrome Indonesia Workshop & Manufacturing 100 % Jakarta
PT. Inta Resources (IR) Trading, Construction,
Manufacturing, Plantation,
Transportation & Services
100 % Jakarta
PT. Intraco Penta Prima Servis Trading & Service 99.99 % Balikpapan
PT. Intraco Penta Wahana Trading & Service 99.99 % Jakarta
PT. Inta Sarana Infrastruktur Infrastructure 100 % Jakarta
PT. Inta Daya Perkasa Energy 100 % Jakarta

 

  Visi

Perusahaan yang Membangun Ekonomi Setempat


  Misi

Menjadi penyedia solusi total dalam pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan melalui kolaborasi yang saling menguntungkan dengan pelanggan, pemerintah dan mitra usaha


  Nilai-Nilai

 Collaboration.

KOLABORASI. Kemampuan mengidentifikasi peluang-peluang dan mengambil tindakan untuk membangun hubungan yang positif dan strategis antar individu, kelompok, departemen, unit atau organisasi untuk membantu menapai tujuan bisnis.

 Innovative.

INOVASI. Kemampuan untuk melakukan perbaikan, pengembangan terus menerus dan menciptakan sesuatu yang baru, baik berupa gagasan maupun karya nyata dengan tujuan memperbaiki proses bisnis untuk dapat menghasilkan kinerja yang maksimal.

 Network.

JARINGAN. Kemampuan untuk mengembangkan hubungan luas yang bermanfaat dengan berbagai kalangan orang dari berbagai institusi internal dan eksternal baik yang berhubungan ataupun tidak dengan bidang pekerjaaan.

 Trustworthy.

KEPERCAYAAN. Kemampuan untuk bisa diandalkan, dipercaya dan membangun hubungan yang sangat dan saling menguntungkan di lingkungan kerja.

 Assurance.

JAMINAN. Kemampuan dalam memberikan keyakinan dan kepastian terhadap tindakan dalam aktivitas kerja dilakukan sesuai dengan standar [waktu, kualitas dan biaya] yang ditetapkan.

 


 

Organisasi


 

 

Board of Comissioners

 Halex Halim - Komisaris Utama

Lahir tahun 1941. Warga Negara Indonesia. Menduduki jabatan sebagai Presiden Direktur PT Intraco Penta, Tbk sejak 1996 dan sebagai Presiden Komisaris sejak 2010. Terjun ke dunia bisnis sebagai pengusaha di bidang ekspor impor pada tahun 1959. Beliau adalah perintis berdiri dan berkembangnya PT Intraco Penta, Tbk, yang dimulai dengan pendirian UD Intraco Penta pada 1970. Mengenyam berbagai pendidikan non-formal di dalam maupun luar negeri, seperti Kursus Manajemen Umum di LPPMJakarta (1982), Program Manajemen Modern di National University of Singapore (1988), dan Program Manajemen Sumber Daya Manusia di National University of Singapore (1990). Menjabat berbagai posisi manajerial maupun komisaris di berbagai perusahaan,antara lain: sebagai Presiden Direktur PT Shallumindo Investama (1992-sekarang), Presiden Komisaris PT General Agromesin Lestari (1999-sekarang), Presiden Komisaris PT Intan Baruprana Finance Tbk (2001-sekarang), serta Komisaris PT Terra Factor Indonesia (2016).

 

 Ir. Jugi Prajogio M.H - Komisaris Independen

Lahir tahun 1964. Warga Negara Indonesia. Menjabat Komisaris Independen PT Intraco Penta, Tbk pada tahun 2017. Meraih gelar sarjana Teknik Industri dari Institut Teknologi Bandung dan meraih gelar Master Hukum dari Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. Memulai karir profesional sebagai Koordinator dan Kepala Dinas Penjualan di PT Krakatau Steel pada 1987. Kemudian menjabat beberapa posisi di beberapa perusahaan seperti Senior Sales Manager di Shell Indonesia (1997), Director/General Manager Sales di Shell Group (Indonesia-Malaysia) 1998, Direktur / Pimpinan Unit Bisnis di PT ConocoPhillips Downstream Indonesia (2003), Anggota Komite di Badan Pengatur Hilir MIGAS (2007), Staff Ahli Direktur Utama di PT Pertamina ( Persero) 2010, Direktur Utama di PT Pertamina Gas niaga (2013).

 

 Leny Halim - Komisaris

Lahit tahun 1972. Warga Negara Indonesia. Ditunjuk sebagai Komisaris PT Intraco Penta, Tbk pada Mei 2010. Beliau lulus dari California State University, Fresno, California, USA dengan gelar MBA (1995) dan S1 dari universitas yang sama (1994). Ia mengawali karir profesional sebagai Corporate Marketing & Strategic Planning Consultant pada grup Gajah Tunggal (1996) dan menggeluti bidang Public Relations and Affairs pada World Harvest (1997). Sebelumnya, beliau juga pernah menjabat sebagai Direktur pada CV Ereztama (1999- 2006).

 


 

 

Direksi

 Petrus Halim

Lahir tahun 1970. Warga Negara Indonesia, lahir di Jakarta. Menjabat sebagai Presiden Direktur sejak tahun 2010 dan sebelumnya menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur PT Intraco Penta, Tbk sejak tahun 2000, setelah meniti karir sebagai Manajer Keuangan pada tahun 1996 di perusahaan yang sama. Sebelumnya pernah bekerja sebagai Asisten Manajer Risiko di Departemen Kredit di Citibank NA, Jakarta (1994). Saat ini juga menjabat sebagai Komisaris di PT Inta Resources (sejak 2015) dan Komisaris PT Intan Baruprana Finance Tbk. Beliau meraih gelar Bachelor of Science dan MBA di bidang keuangan masing-masing dari California State University, Fresno dan Boston University, Amerika Serikat.

 Fred L. Manibog

Lahir tahun 1964. Warga Negara Filipina, lahir di Dau. Direktur PT Intraco Penta, Tbk sejak tahun 2006. Memiliki gelar Bachelor of Science dalam bidang administrasi bisnis dengan spesialisasi akuntansi dari Holy Angel University, Angeles City, Filipina (1988). Setelah memenuhi kualifikasi Certified Public Accountant (CPA ), karir profesionalnya diawali sebagai Asisten Pembelian di Coca Cola Bottlers Philippines, Inc. dan Auditor pada JCIM Ministries Int. (1989). Setelah meniti karir di Fil-House of Consumer Product Inc. dan menduduki posisi Assistant Audit Manager, beliau pindah ke Jakarta pada tahun 1991 dan menduduki posisi Technical Advisor Pengembangan Bisnis di PT Sumber Daya Praweda Informatika (1991). Karir beliau di PT Intraco Penta, Tbk berawal pada tahun 1993 sebagai Advisor dan menjadi Manajer Proyek Implementasi SAP (2001-2002) pada saat PT Intraco Penta, Tbk mengembangkan sistem teknologi informasi yang canggih tersebut. Beliau pernah menjabat sebagai Presiden Direktur PT Intan Baruprana Finance hingga 2014. Saat ini beliau menjabat sebagai Presiden Direktur PT Intraco Penta Prima Servis, sebagai Direktur di PT Terra Factor Indonesia (sejak 2015) , dan President Komisaris di PT Columbia Chrome Indonesia.

 Moh. Effendi Ibnoe

Lahir tahun 1954. Menghabiskan 30 tahun dari 32 tahun pengalaman panjangnya di bidang sumber daya manusia; 11 tahun bersama IBM (perusahaan TI), empat tahun dengan Makro (perusahaan retail) sebagai Direktur Sumber Daya Manusia dari perusahaan retail asal Belanda tersebut, 11 tahun bersama General Electrics (diversifikasi teknologi, pelayanan finansial dan media) sebagai Human Resources Director of GE Indonesia dan juga untuk GE Finance Indonesia dan kemudian tiga tahun di Bakrie & Brothers Services sebagai Direktur dan Chief Learning Officer. Beliau meraih Gelar Sarjana Psikologi, bidang Psikologi Industri dari Universitas Indonesia dan dua gelar Magister (MM & MBA) dari IPMI International Business School. Beliau tinggal cukup lama di luar negeri, selama 15 tahun, di India, Belgia, Hong Kong, Malaysia dan Thailand. Beliau memutuskan untuk kembali ke Indonesia empat tahun yang lalu. Saat ini, beliau dipercaya sebagai Director Independen & Chief human Energy Officer at PT Intraco Penta, Tbk, dan sebagai Komisaris di PT Terra Factor Indonesia.



 Sekretaris Perusahaan

 Ruddy Solang   

Berusia 45 tahun. Warga Negara Indonesia. Pendidikan formal dijalaninya di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, jurusan Hukum Internasional pada tahun 1994. Mengembangkan karir profesional legal pada perbankan nasional dan asing (1995-2000). Pada era krisis, bergabung di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) tahun 2000 hingga 2005 sebagai Assistant Vice President untuk Divisi Legal dan Ligitasi, dan setelah selesai dari BPPN, melanjutkan karir di PT United Tractors TBK, distributor alat berat, selama 6 tahun sebagai Corporate Legal Head. Sebelum bergabung dengan INTA, pernah berkarir pada perusahaan shipping nasional di Jakarta, sebagai Legal Head dan Corporate Secretary. Maret 2015 bergabung dengan INTA dan banyak terlibat dalam beberapa proyek diversifikasi usaha yang dilakukan INTA.

 Surat Pemberitahuan tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Sekretaris Perusahaan

 SK DIR PT. Intraco Penta Tbk Perihal Pengangkatan Sekretaris Perusahaan

 Hubungan Afiliasi

Jajaran Direksi yang memiliki saham dan memiliki hubungan keluarga dan/atau keuangan dengan anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi lainnya antara lain Presiden Direktur Petrus Halim.



 

 

Audit

Komite Audit

  Ir. Jugi Prajogio M.H - Ketua

Profil lengkap dapat dilihat di bagian profil Dewan Komisaris.


  Yahya Santosa - Anggota

Warga Negara Indonesia, lahir di Tangerang pada 1953. Ditunjuk sebagai Anggota Komite Audit di PT Intraco Penta, Tbk sejak 2017. Sarjana di bidang Ekonomi dari Universitas Indonesia (1983). Memulai karir sebagai Junior Auditor di kantor Akuntan Drs Paul Lembaong (1976-1980), sebagai auditor di kantor Akuntan Drs Mulia Iskandar (1980-1981). Bekerja pada PT Telesonic (1981-1983) sebagai internal auditor. Beliau juga pernah bekerja sebagai Satuan Pengawas Internal Rumah Sakit Pelni (1983-1987). Profesi beliau sebagai Partner dimulai sejak di Kantor Akuntan T.Hiriyanto (1987-1997), Kantor Akuntan YS Santosa sebagai Managing Partner (1997-2004), Kantor Akuntan Dedy Zein Irwan Santosa sebagai Partner (2004-2011), kantor Akuntan Y Santosa sebagai Managing Partner (2011-2012) dan sampai sekarang masih menjabat Managing Partner di Kantor Akuntan Santosa Dan Rekan.


  Suroso - Anggota

Warga Negara Indonesia, lahir di Jawa Barat pada 1954. Ditunjuk sebagai Komite Audit sejak 2001. Sarjana Akuntansi dari Universitas Indonesia dan memperoleh gelar Magister Management dari Universitas Persada Indonesia. Telah bekerja sebagai Senior Auditor pada Kantor Akuntan Publik Drs. Darmawan & Co, Anggota PerusahaanTouche Ross (1987–1991) dan kemudian menjadi commercial partner di Kantor Akuntan Publik Drs. Suryanto Gunawan (1992–2003). Sejak 2001 menjabat sebagai Chief Consultant pada SR Manajemen & Konsultan, sebuah perusahaan konsultan manajemen dan menjadi dosen di Universitas Surapati sejak 2006.


PIAGAM KOMITE AUDIT

2013

Meliputi struktur, persyaratan keanggotaan, tugas dan tanggung jawab serta wewenang Komite Audit
 Piagam Komite Audit 2013


BERITA ACARA

Pengangkatan Komite Audit 2015 - 2019

Berdasarkan Rapat Dewan Komisaris PT. Intraco Penta, Tbk pada tanggal 25 April 2017, tentang pembentukan Komite Audit.
 Berita Acara Pengangkatan Komite Audit



Audit Internal

  William Koesman - Manager Departemen Audit Internal

Warga Negara Indonesia, lahir di Medan, diangkat menjadi Kepala Unit Audit Internal PT Intraco Penta Tbk sejak April 2015. Mendapatkan program gelar ganda pada Akuntansi (SE) dan Sistem Informasi (S.Kom) dari Universitas Bina Nusantara, Pendidikan Profesi Akuntansi (Ak) dan Magister Akuntansi (M.Ak) dari Universitas Indonesia. Memiliki Sertifikasi CPMA (Certified Professional Management Accountant), Sertifikasi CPA (Certified Public Accountant) dan Sertifikasi CA (Chartered Accountant) dan memiliki pengalaman profesional Audit lebih dari 10 tahun sebagai Lead Auditor di Asia Pulp & Paper Co. Ltd (APP) dan Audit & Compliance Manager di PT. Kapal Api Global.


PIAGAM INTERNAL AUDIT

Piagam Internal Audit ini antara lain mencakup visi, misi, wewenang, ruang lingkup tugas, tanggung jawab, kewajiban, kode etik dan hubungan dengan Komite Audit dan pihak Internal/Eksternal di Perusahaan
 Piagam Internal Audit 2013


BERITA ACARA

 Pengangkatan Internal Audit 2015



Informasi Perusahaan

SEKRETARIS DIREKSI

Hubungan Investor

Jl. Raya Cakung Cilincing KM 3,5 Jakarta 14130
Phone: (021) 4401408
Faximile : (021) 440168241
Imam Liyanto
Email : corpsec_at_intracopenta.com

AKUNTAN PUBLIK INDEPENDEN

Satrio Bing Eny & Rekan

Member of Deloitte Tohmatsu Limited
The Plaza Office Tower 32nd Floor
Jl. M.H. Thamrin Kav 28-30
Jakarta 10350
Phone : 62-21-29923100
Faximile : 62-21-29928200


PENCATATAN SAHAM

Saham perusahaan terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode INTA.

Notaris

Fathiah Helmi, SH

Gedung Graha Irama Lt. 6C
Jl. HR Rasuna Said Blok X-1, Kav. 1 & 2
Jakarta Pusat
Phone : 62-21-52907305
Faximile : 62-21-5261136

BIRO ADMINISTRASI EFEK

PT ADIMITRA Jasa Korpora Biro Administrasi Efek

Rukan Kirana Boutiqe Office
Jl. Kirana Avenue III Blok F5 No.5
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14250
Telepon : 62-21-2936-5287, 62-21-2936-5298
Fax : 62-21-2928-9961
Email : opr_at_adimitra-jk.co.id